Hukum pengawetan mayat dalam islam

2019-11-22 23:44

Nov 21, 2017 Pembedahan Mayat Menurut Islam. Dalam Islam hukum pembedahan mayat dlihat berdasarkan tujuan dari dilakukannya pembedahan mayat tersebut. Jika pembedahan mayat dilakukan demi kebaikan, apalagi demi kebaikan banyak orang maka hal tersebut diperbolehkan.Pada dasarnya mengotopsi mayat adalah haram hukumnya dalam pandangan syariat Islam karena kehormatan seorang muslim yang sudah meninggal sama seperti halnya ketika hidup. Namun berbeda halnya jika dalam keadaan terdesak atau darurat para ulama berbeda pendapat, sesuai dengan tujuan dari otopsi tersebut. hukum pengawetan mayat dalam islam

Mengawetkan jenazah dalam konsep Islam diperbolehkan dengan tujuan untuk penyelidikan dalam kasus kiriminal agar dapat mengungkap bukti dari kasus yang terjadi, juga diperbolehkan untuk tujuan pendidikan. Ataupun sekedar untuk mencegah terjadinya pembusukan lebih cepat pada mayat sebelum dikuburkan maupun setelahnya.

Pada abad ke 21 ini, bedah siasat mayat merupakan satu perkara yang tidak dapat dielakkan dan bukan asing di kalangan umat Islam. Ini kerana ia adalah tindakan yang perlu diambil dan dilakukan untuk kepentingan masyarakat seperti untuk menyelesaikan keskes jenayah atau bukan kes jenayah serta kajian dalam bidang perubatan. Jadi pengawetan mayat atau jenazah dalam Islam itu makruh hukumnya. Tergantung apa niatnya dulu. Kalau untuk dipulangkan ke kampung halaman, atau urusan hajat, atau otopsi karena penyelidikan tertentu serta urusan yang harus diselesaikan hal tersebut tidak masalah untuk dilakukan.hukum pengawetan mayat dalam islam Mengawetkan jenazah dalam konsep Islam diperbolehkan dengan tujuan untuk penyelidikan dalam kasus kiriminal agar dapat mengungkap bukti dari kasus yang terjadi, juga diperbolehkan untuk tujuan pendidikan. Ataupun sekedar untuk mencegah terjadinya pembusukan lebih cepat pada mayat sebelum dikuburkan maupun setelahnya.

Hukum pengawetan mayat dalam islam free

Jadi, bedah mayat untuk tujuan ini dibolehkan walaupun mayat tersebut adalah mayat orang muslim ataupun mayat orang kafir mashm (yang dilindungi oleh hukum Islam, seperti kafir dzimmi). Adapun jenis bedah mayat yang kedua, yaitu untuk belajar. Dalam hal ini majelis mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya: hukum pengawetan mayat dalam islam HUKUM MENGAWETKAN JENAZAH DALAM ISLAM. Lalu bagaimana islam menyikapi teknologi pembekuan mayat dengan metode seperti ini? Meski teknik pembekuan jenazah berbedabeda namun islam mengajarkan pada umatnya untuk menguburkan jenazah didalam tanah menggunakan kain kafan. Islam juga mengajarkan umatnya suatu saat nanti memang jenazah akan Mar 09, 2013 Hukum Mengawetkan Mayit. Pertanyaan: Assalamu alaikum, Mau tanya, saya mendengr d brita, presiden venezuela hugo chavez yg meninggal tempo lalu diawetkan. Tirutiru lenin, presiden uni soviet. Jika ditinjau dr pandagan syariat bagaimana? Dalam Islam, bagaimana hukum mengawetkan jenazah, apakah boleh? Mengawetkan jenazah dengan tujuan agar tidak cepat membusuk hukumnya adalah boleh. Dalam Islam tidak ada larangan untuk mengawetkan jenazah, terutama jika pengawetan tersebut dibutuhkan seperti untuk otopsi atau lainnya. Selain itu, dalam Fatawa AlAzhar 846 juga membolehkan mengawetkan mayat dengan bahan kimia, asalkan dengan dosis yang sesuai untuk tujuan agar mayat tidak cepat busuk. Pengawetan jenazah dengan tujuan untuk penyelidikan dalam kasus criminal, agar dapat mengungkap bukti dari kasus yang terjadi, juga diperbolehkan dengan tujuan untuk pendidikan

Rating: 4.97 / Views: 585